Rabu, 01 Juli 2009

4. Kerajaan Islam di Indonesia

A. Masuknya Agama Islam ke Indonesia

1. Agama Islam masuk ke Indonesia melalui para pedagang dari Arab, Persia, dan Gujarat, yaitu pada saat kerajaan Majapahid dan Sriwijaya mulai melemah. Pada saat itu banyak raja pesisir yang melepaskan diri dari pemerintahan pusat, kemudian masuk Islam.

2. Pada awal perkembangannya, Islam di terima oleh bangsawan dan raja-raja di daerah pantai, pedagang, dan masyarakat luas.

3. Penyebaran Islam dilakukan melalui kegiatan perdagangan, perkawinan pendidikan, dakwah, dan kesenian.

B. Kerajaan Islam di Indonesia

1. Samudera Pasai
Samudera Pasai merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia yang berdiri pada abad ke-13. rajanya yang terkenal adalah Sultan Malik Al-Saleh dan Sultan Al-Tahir.

2. Aceh
Kerajaan Aceh berdiri pada abad ke–16. Raja pertamanya adalah Sultan Ali Mughayat Syah yang berkuasa pada tahun 1514 - 1528. Kerajaan ini berpusat di Tepi Selat Malaka. Sultan Aceh yang terkenal adalah Sultan Iskandar Muda ( masa kekuasaannya pada tahun (1607 – 1636 ).

3. Demak
Demak adalah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa yang berdiri pada abad ke–16. Sultan Demak yang pertama adalah Raden Patah. Setelah Raden Patah wafat pada tahun 1518, dia digantikan oleh Adipati Unus. Kemudian Adipati Unus digantikan oleh Raden Trenggono, yaitu Sultan Demak terakhir.

4. Banten
Pada tahun 1527 Kerajaan Padjajaran dikuasai oleh Demak di bawah pimpinan Fatahilah. Pada tanggal 22 Juni 1527, Fatahilah memberikan nama baru bagi Sunda Kelapa, yakni Jayakarta ( Jakarta, yang artinya Kota Kemenangan ).
Dalam waktu singkat, seluruh pantai utara Jawa Barat dapat dikuasai Fatahilah, kemudian ia menjadi wali ( ulama besar dengan gelar Sunan Jati yang berkedudukan di Cirebon ).
Pada tahun 1552 Fatahilah mengangkat putranya Hasanuddin menjadi penguasa Banten ( Sultan Banten yang pertama ) yang memerintah selama 10 tahun. Pengganti Sultan Hasanuddin adalah Maulana Yusuf ( 1570 ).

5. Ternate dan Tidore
Keraajan Islam yang terkenal di Pulau Maluku adalah Ternate dan Tidore.
Kerajaan Ternate berdiri pada abad ke-13 di Maluku Utara. Rajanya adalah Sultan Zainal Abidin. ( 1486 – 1500 ) mencapai puncak kejayaannya pada masa kekuasaan Sultan Babulah. Pada tahun 1795, ia berhasil mengusir Portugis dari Maluku.
Pada abad ke-13 juga berdiri Kerajaan Tidore. Rajanya adalah Sultan Nuku. Wilayah kerajaan ini meliputi Serang, Halmahera, dan Irian Jaya.
Ternate dan Tidor terjadi saling hebat sehingga kedua kerajaan itu membentuk persekutuan dengan daerah yang mereka kuasai.
Persekutuan sembilan ( uli siwa ) dipimpin oleh Tidore dan persekutuan lima ( uli lima ) dipimpin oleh Ternate.

6. Gowa dan Talo
Gowa dan Talo merupakan kerajaan kembar yang bersatu. Raja gowa adalah Daeng Manrabia, sedangkan Raja Tallo adalah Karaeng Matoaya. Dialah raja pertama di Sulawesi Selatan yang memeluk agama Islam dan bergelar Sultan Alaudin. Puncak kerajaan Gowa dan Tallo terjadi pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin.
7. Kerajaan Demak
Kerajaan Demak terletak di Jawa Tengah, didirikan oleh Raden Fatah pada tahun 1500 M. Kerajaan ini merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Peranannya dalam penyebaran agama Islam sangat besar. Daerah penyebarannya adalah Maluku dan Kalimantan.

8. Kerajaan Pajang
Wilayah Kerajaan Pajang meliputi Jawa Tengah dan pantai utara Jawa Timur, anatara lain, Gresik dan Tuban. Rajanya adalah Sultan Hadiwijaya.
9. Kerajaan Mataram
Kerajaan Mataram berdiri sekitar tahun 1986 M. pendirinya Raja Sutawijaya ( Panembahan Senopati Ing Alaga ). Puncak kejayaannya terjadi pada masa pemerintah Sultan Agung ( 1612 – 1645 M ).

10. Kerajaan Cirebon
Kerajaan Cirebon didirikan oleh Falatehan. Ia wafat pada tahun 1570 dan dimakamkan di Gunung Jati, Falatehan kemudian dikenal dengan sebutan Sunan Gunung Jati.

11. Kerajaan Banjar
Pada abad ke-16 terdapat Kerajaan Nagaradaha, tepatnya di daerah Banjarmasin. Kemudian Raden Samudera berhasil menaklukkan Kerajaan Nagaradaha. Sejak saat itulah berdiri Kerajaan Banjar di bawah kekuasaan Raden Samudera ( Sultan Suryanullah ).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar