Sabtu, 12 September 2009

23 Perserikatan Bangsa - Bangsa ( PBB )

A. SEJARAH PEMBENTUKAN PBB
Terjadinya Perang Dunia ke- 2 pada tahun 1939 - 1945 mendorong bangsa-bangsa di dunia untuk menciptakan perdamaian.

Pada tanggal 14 Agustus 1941, Presiden Amerika Serikat, Franklin Delano Roosevelt, dan Perdana Menteri Inggris,Winston Churchill, mengadakan pertemuan di atas kapal Augusta di Samudera Atlantik. Pertemuan tersebut menghasilkan persetujuan yang di sebut Piagam Atlantik ( Atlantic Charter ).

Isi Piagam Atlantik adalah :
1. Setiap negara dan bangsa tidak dibenarkan melakukan perluasan wilayah.
2. Setiap bangsa berhak menentukan nasibnya sendiri.
3. Setiap bangsa berhak ikut serta dalam perdagangan internasional.
4. Menciptakan perdamaian dunia dan setiap bangsa berhak mendapatkan kesempatan untuk hidup bebas dari rasa takut dan kemiskinan.
5. Mengusahakan penyelesaian sengketa secara damai.

Pada tanggal 25 – 26 Juni 1945 diadakan konferensi di San Fransisco yang dihadiri oleh 50 negara. Konferensi ini menyetujui Piagam Atlantik dijadikan Piagam Bangsa-Bangsa.

Pada tanggal 24 Oktober 1945, lima negara yaitu Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Prancis, dan RRC, serta ke-50 negara yang hadir menandatangani Piagam Bangsa-Bangsa. Satu negara yang tidak hadir dalam Konferensi San Fransisco, tetapi ikut menandatangani Piagam Bangsa-Bangsa adalah Polandia.
Sampai sekarang setiap tanggal 24 Oktober diperingati sebagai hari PBB.

B. TUGAS DAN PUNGSI PBB
Tujuan didirikannya PBB adalah :
1. Memelihara keamanan dan perdamaian dunia.
2. Mempererat hubungan antar bangsa.
3. Mengembangkan kerja sama internasional untuk memecahkan masalah ekonomi, sosial , budaya, dan kemanusiaan.
4. Menjadikan PBB sebgai pusat kegiatan bangsa-bangsa untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan bersama.

PBB menjalankan tugasnya dengan berpedoman pada asas-asas :
1. Semua anggota PBB mempunya kedaulatan yang sama.
2. Semua anggota PBB harus memenuhi kewajiban sesuai dengan Piagam PBB.
3. Semua anggota PBB harus menyelesaikan perselisihan antar bangsa secara damai.
4. Semua anggota PBB tidak boleh menggunakan ancaman atau kekerasan terhadap kedaulatan atau kemerdekaan pollitik suatu negara.
5. Semua anggota PBB harus membantu PBB dalam tindakan yang diambil sesuai dengan piagam PBB
6. PBB tidak boleh mencampuri urusan rumah tangga suatu negara.

C. KEANGGOTAAN PBB
1. Anggota asli yaitu 50 negara yang ikut menandatangani Piagam PBB di San Fransisco pada tanggal 26 Juni 1945.
2. Anggota tambahan yaitu anggota yang masuk setelah penandatanganan Piagam PBB.

D. BADAN-BADAN KELENGKAPAN PBB

1. Majelis Umum ( General Assembly )
Merupakan lembaga tertinggi dalam PBB Tugasnya adalah sebagai berikut :
a. Memberi saran-saran kepada Dewan Keamanan.
b. Menerima atau menolak keanggotaaan negara baru.
c. Menetapkan anggaran belanja PBB.
d. Memilih anggota tidak tetap Dewan Keamanan.
e. Memilih Sekretaris Jenderal PBB.

2. Dewan Keamanan ( Security Council )
Dewan Keamanan terdiri atas lima anggota tetap dan sepuluh anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa dua tahun. Lima anggota tetap adalah Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Rusia, dan Cina.

Dewan Keamanan PBB mempunyai tugas berikut :
a. Memelihara perdamaian dan keamanan internasional.
b. Menyelidiki setiap persengketaan atau keadaan yang dapat menimbulkan pertikaian dunia.
c. Mengusulkan cara-cara penyelesaian sengketa dengan cara damai.
d. Mengirim pasukan perdamaian untuk mengurangi ketegangan di daerah sengketa.

3. Dewan Ekonomi dan Sosial
Dewan Ekonomi dan Sosial beranggotakan 54 negara yang dipilih setiap tahun oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 3 tahun.

Tugas Dewan Ekonomi dan Sosial adalah :
a. Melakukan penyelidikan dan pembahasan mengenai masalah ekonomi, sosial budaya, dan pendidikan.
b. Mengusulkan segala sesuatu yang berhubungan dengan usaha-usaha untuk memperkuat hak-hak asasi manusia.
c. Menyelenggarakan konferensi-konferensi internasional yang berhubungan dengan wewenangnya.

4. Dewan perwalian
Dewan Perwalian adalah dewan yang mengurus daerah perwalian yang tidak diurus oleh Dewan Keamanan.

Tujuannya mendorong kemajuan penduduk menuju pemerintahan sendiri atau kemerdekaannya.

Tugas Dewan Perwalian adalah :
1. Mempelajari dan mempertimbangkan laporan yang di sampaikan oleh negara yang menguasai daerah perwalian.
2. Bersama-sama dengan negara penguasa menyelidiki perkembangan daerah perwalian.
3. Mengadakan kunjungan kedaerah-daerah perwalian.

5. Mahkamah Internasional
Mahkamah Internasional adalah badan pengadilan dunia. Berkedudukan di Den Haag, Belanda. Badan ini beranggotakan 15 orang hakim dari berbagai negara yang dipilih dalam sidang umum. Tugasnya adalah memeriksa dan memutuskan perkara-perkara yang diajukan oleh negara-negara yang bermusuhan.

6. Sekretariat Jenderal
Sekjen adalah badan yang mengurus administrasi Majelis Umum, Dewan Keamanan, Dewan Ekonomi dan Sosial, serta administrasi PBB pada umumnya. Sekjen diketuaii oleh seorang Sekretaris Jenderal ( Sekjen ) yang dipilih oleh Majelis Umum atau usul Dewan Keamanan.

E. BADAN-BADAN KHUSUS PBB

1. UNESCO ( United Nations Education Scientific and Cultural Organization )
Merupakan organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan, didirikan pada tanggal 4 Nopember 1946. Tujuannya adalah memajukan kerja sama antar negara di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan.

2. ILO ( International Labour Organization )
Merupakan organisasi perburuhan internasional. Didirikan pada tanggal 11 April 1949. Tujuannya adalah memberi sumbangan demi terwujudnya perdamaian abadi. Markasnya di Roma, Italia.

3. FAO ( Food and Agriculture Organization )
Merupakan organisasi pangan dan pertanian. Didirikan pada tanggal 16 Oktober 1944. Tujuannya adalah membantu semua negara di dunia dalam meningkatkan standar gizi dan kehidupan serta memperbaiki hasil pertanian. Markasnya di Roma ,Italia

4. WHO ( World Health Organization )
Merupakan organisasi kesehatan dunia. Didirikan pada tanggal 7 April 1948. Tujuannya adalah membantu semua negara dalam meningkatkan kesehatan rakyatnya.

5. UNICEF ( United Nations Childrens Fund )
Merupakan organisasi penyantun anak-anak yang menderita. Didirikan pada tanggal 11 Desember 1946. Tujuannya adalah menolong dan menyantuni anak-anak yatim yang menderita akibat kemiskinan, keterbelakangan, bencana alam, atau korban perang.

6. IMF ( Internasional Monetery Fund )
Merupakan organisasi moneter dan perdagangan, didirikan pada tanggal 27 Desember 1945. Tujuannya adalah memajukan kerja sama moneter dan perdagangan internasional.

7. Gatt ( General Agreement on Tariff and Trade )
Merupakan organisasi perdagangan dan harga pasar dunia. Didirikan pada tahun 1947. Tujuannya adalah mengadakan kesepakatan dalam bea dan perdagangan.

8. IFC ( Internasional Finance Corporation )
Merupakan organisasi keuangan internasional, didirikan pada tanggal 20 Juli 1956. Tujuannya adalah memajukan perkembangan ekonomi dengan memberi dorongan untuk memperbanyak usaha-usaha swasta yang produktif di negara-negara anggota. Bermarkas di Washington DC.

9. IDA ( International Development Association )
Merupakan organisasi pembangunan ekonomi internasional. Didirikan pada tanggal 24 September 1960.
Tujuanya adalah memajukan perkembangan ekonomi negara anggotanya dengan menyediakan keuangan dengan syarat lunak. Bermarkas di Washington DC.

F. PERANAN INDONESIA DALAM KEGIATAN PBB
Indonesia masuk menjadi anggota PBB ke - 60 , yaitu pada tanggal 28 September 1959, pada tanggal 1 Januari 1965, Indonesia keluar dari PBB karena sedang bersengketa dengan Malaysia, kemudian pada tanggal 28 September 1966, Indonesia kembali menjadi anggota PBB.
Wakil tetap dari Indonesia di PBB adalah H. Ruslan Abdulgani.

Sebagai anggota PBB, Indonesia aktif dalam menciptakan perdamaian dunia seperti :
1. Mengirimkan Pasukan Garuda ke Timur Tengah, Kongo, dan beberapa negara lainnya.
2. Aktif dalam persidangan Majelis Umum.
3. Mengadakan kunjungan kenegaraan ke berbagai negara.
4. Memberikan bantuan pangan dan obat-obatan kepada negara yang membutuhkannya.
5. Mengadakan kerja sama dalam bidang ekonomi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar